5 menit Menjadi Master Supply dan Demand Beserta Contoh dan Gambar
5 menit Menjadi Master Supply dan Demand Beserta Contoh dan Gambar

5 menit Menjadi Master Supply dan Demand Beserta Contoh dan Gambar

Posted on

Mungkin salah satu aspek paling penting dalam perdagangan Forex adalah memahami Penawaran dan Permintaan.

Dua istilah ini akan menjadi dasar Anda saat Anda mulai membangun strategi perdagangan. Definisi Penawaran dan Permintaan sebenarnya sangat sederhana, satu kata dapat digunakan untuk menggambarkan setiap istilah.

Supply = selling/menjual
Demand = buying/membeli

Tentu saja, tidak sesederhana itu, tetapi itulah ide umumnya. Area peningkatan Penawaran mengacu pada area tekanan penjualan yang meningkat.

Tekanan penjualan ini menyebabkan harga Market turun. Peningkatan Permintaan mengacu pada area tekanan pembelian yang meningkat. Area tekanan pembelian yang meningkat ini menyebabkan harga Market naik.

Keseimbangan yang selalu berubah antara Penawaran dan Permintaan adalah yang menyebabkan fluktuasi harga Market dari waktu ke waktu.

Saat penawaran meningkat, Market akan menurun, sedangkan peningkatan permintaan akan memicu kenaikan harga Market ke arah lain seperti yang kita lihat dalam grafik forex.

Apa itu supply dan demand?

Konsep Supply dan Demand dalam Forex

Forex, atau foreign exchange, adalah pasar global untuk perdagangan mata uang. Dalam pasar forex, harga mata uang ditentukan oleh berbagai faktor, termasuk konsep supply dan demand. Konsep ini sangat penting dalam memahami pergerakan harga mata uang di pasar forex. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang konsep supply dan demand dalam forex.

Supply dan demand adalah dua konsep dasar dalam ekonomi. Supply mengacu pada jumlah barang atau jasa yang tersedia di pasar, sedangkan demand mengacu pada jumlah barang atau jasa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh konsumen.

Dalam konteks forex, supply mengacu pada jumlah mata uang yang tersedia untuk dijual di pasar, sedangkan demand mengacu pada jumlah mata uang yang dibutuhkan atau diinginkan oleh para trader.

Pergerakan harga mata uang dalam pasar forex ditentukan oleh perubahan dalam supply dan demand. Jika demand melebihi supply, maka harga mata uang akan naik. Sebaliknya, jika supply melebihi demand, maka harga mata uang akan turun. Konsep ini berlaku untuk semua mata uang yang diperdagangkan di pasar forex.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi supply dan demand dalam forex. Salah satunya adalah faktor fundamental ekonomi. Misalnya, jika suatu negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat, maka demand terhadap mata uang negara tersebut akan meningkat. Sebaliknya, jika suatu negara mengalami resesi ekonomi, maka demand terhadap mata uang negara tersebut akan menurun.

Selain faktor fundamental ekonomi, faktor teknis juga mempengaruhi supply dan demand dalam forex. Analisis teknis digunakan oleh para trader untuk memprediksi pergerakan harga mata uang berdasarkan pola dan tren historis. Jika banyak trader menggunakan analisis teknis yang sama dan mengambil posisi yang sama, maka hal ini dapat mempengaruhi supply dan demand dalam forex.

Contoh lain dari faktor yang mempengaruhi supply dan demand dalam forex adalah kebijakan moneter. Keputusan bank sentral untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Misalnya, jika bank sentral menaikkan suku bunga, hal ini dapat meningkatkan demand terhadap mata uang negara tersebut karena suku bunga yang lebih tinggi akan menarik investor untuk membeli mata uang tersebut. Sebaliknya, jika bank sentral menurunkan suku bunga, hal ini dapat menurunkan demand terhadap mata uang negara tersebut karena suku bunga yang lebih rendah akan membuat mata uang tersebut kurang menarik bagi investor.

Selain faktor-faktor tersebut, ada juga faktor-faktor lain seperti politik, peristiwa global, dan sentimen pasar yang dapat mempengaruhi supply dan demand dalam forex. Misalnya, jika terjadi perubahan politik yang signifikan di suatu negara, hal ini dapat mempengaruhi demand terhadap mata uang negara tersebut. Begitu pula, jika terjadi peristiwa global seperti krisis keuangan atau perang, hal ini dapat mempengaruhi supply dan demand dalam forex.

Dalam trading forex, para trader menggunakan analisis supply dan demand untuk mengidentifikasi peluang trading. Mereka mencari area di mana supply atau demand berpotensi berubah, dan kemudian mengambil posisi berdasarkan prediksi mereka tentang pergerakan harga mata uang. Misalnya, jika mereka melihat bahwa demand terhadap mata uang tertentu sedang meningkat, mereka dapat membeli mata uang tersebut dengan harapan harga akan naik.

Namun, penting untuk diingat bahwa supply dan demand dalam forex tidak selalu bergerak secara linier. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga mata uang, dan pasar forex sangat kompleks. Oleh karena itu, penting bagi para trader untuk melakukan analisis yang komprehensif dan menggunakan alat analisis yang tepat untuk membuat keputusan trading yang informasi.

Contoh Suply dan Deman di Dunia Nyata

Jika anda masih bingung dengan penjelasan diatas, maka dibawah ini contoh nyata dalam kehidupan sehari hari.

Telur adalah Suply dan Masyarakat yang membutuhkan adalah Demand. Ketika Hari Natal dan Tahun Baru Permintaan telur akan meningkat, menyebabkan harga telur naik, jadi jangan menyalahkan Pemerintah saja ketika harga harga naik, ada sebab akibat sehingga cara Pemerintah menurunkan harga dengan memperbanyak telur atau memperbanyak suply dengan cara import atau memperbanyak peternakan telur, agar harga telur/suply lebih banyak dari pada permintaan (demand) yang menyebabkan harga turun atau stabil lagi.

Dari contoh nyata ini, bisa diterapkan di perdagangan forex, Selain dengan cara teknikal dalam menganalisa market juga dengan cara mencari Informasi penyebab dolar naik atau turun. Cukup jelas bukan??

Tiga Pergerakan Market

Pada dasarnya, ada 3 gerakan Market yang menyebabkan naik turunnya Market yaitu :

Tiga Macam Pergerakan Market
Tiga Macam Pergerakan Market
  1. UPTREND. Beberapa orang menyebutnya BULLISH tetapi dalam Penawaran dan Permintaan, disebut RALLY.
  2. DOWNTREND. Beberapa orang menyebutnya BEARISH tetapi dalam Penawaran dan Permintaan, disebut DROP.
  3. SIDEWAYS. Beberapa orang menyebutnya CONSOLIDATION tetapi dalam Penawaran dan Permintaan, disebut BASE.
Tiga Pergerakan Market
Tiga Pergerakan Market

Pergerakan Rally/uptrend
Ketika pasar sedang naik, itu disebut sebagai rally. Pada saat ini, pembeli menguasai pasar.

Pergerakan Drop/downtren
Ketika pasar sedang turun, itu disebut sebagai drop. Pada saat ini, penjual menguasai pasar.

BASE/sideways
Ketika pasar tidak mengalami pergerakan naik atau turun, itu disebut sebagai base.

4 Pergerakan Pasar

Ketiga gerakan pasar ini, ketika digabungkan bersama-sama, menciptakan 4 gerakan pasar yang membentuk pola naik dan turun yang kita lihat di pasar forex yang disebut zona pSuply dan Deman.

THE 4 MARKET MOVES
THE 4 MARKET MOVES
PRICE RETRACE
PRICE RETRACE

Bagaimana Zona Suply dan Deman terlihat di Chart

Gerakan Suply dan Deman pada dasarnya adalah kombinasi lilin yang dapat kita temukan di chart forex pada Time Frame apa pun.

4 Jenis Zona Suply dan Deman terlihat di Chart

Zona Suply dan Deman terlihat di Chart
SUPPLY AND DEMAND ZONES
SUPPLY AND DEMAND ZONES
SUPPLY AND DEMAND ZONES

2 JENIS ZONA SUPPLY:
1) Rally Base Drop (RBD) – Kategori Pembalikan
2) Drop Base Drop (DBD) – Kategori Melanjutkan Trend

2 JENIS ZONA DEMAND:
1) Drop Base Rally (DBR) – Kategori Pembalikan
2) Rally Base Rally (RBR) – Kategori Melanjutkan Trend

Bagaimana Cara Open Posisi di Suply dan Demand

Nah, Hal ini yang ditunggu tunggu. Setelah mengetahui pembahasan suply dan demand, pembahasan selanjutnya adalah bagaimana cara open posisi buy atau sell di area suply dan demand.

Sebelum pembahasan lebih lanjut, ada dua fersi cara menentukan suply dan demand dalam menentukan beli dan jual dengan cara blok/tandai area candel yang merupakan suplay dan demand untuk menentukan Open Posisi. Lihat gambar dibawah ini.

Cara Marking Supply dan Demand

Ada dua perbedaan cara marking supply dan demand yaitu Full Base dan Intermitent Base. Anda tidak perlu bingung, pilih lah salah satu saja, atau dua duanya juga bisa.

Suply and deman zone
Suply and deman zone

Keterangan :

  • FULL BASE: Menandai dari bayangan ke bayangan atau dari jarum atas sampai jarum bawah candel.
  • INTERMITTENT BASE: Menandai dari tubuh ke tubuh.

Sedangkan pada contoh dibawah ini, kami mencontohkan menandai zona suply dan demand menggunakan dasar intermiten dalam semua pengaturan kami seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Cara menandai Suply dan Demand
Cara menandai Suply dan Demand

Contoh Supply

Contoh Supply and Demand Zone
Contoh Marking Supply Zone Timeframe H4.

Terlihat bahwa setiap harga yang menyentuh Supply yang masih fress/belum pernah disentuh sebelumnya akan mengalami pemantulan harga, semakin tinggi supply maka akan semakin tinggi juga winratenya. jadi tidak ada SND yang valid dan tidak valid, karena market tergantung dari big trader yang menggerakannya.

Contoh Demand

Contoh Marking Demand Zone Timeframe H4.
Contoh Marking Demand Zone Timeframe H4.

Zone Supply Dan Demand (SND) Yang Valid

Saya sudah paham tentang SND, namun dalam kenyataanya ketika harga menyentuh zona SND, harga malah tembus zona SND. Jadi bingung bagaimana cara trading supply dan demand yang benar, karena teori gampang namun mempraktekan susah.

Sehingga timbul pertanyaan, apakah ada Supply Dan Demand (SND) Yang Valid? jawabannya ada dibawah ini.

Dari gambar diatas terlihat area SND selalu mendapat respon pembalikan arah sehingga dari contoh gambar Supply dan Demand dapat disimpulkan bahwa :

  • Area SND yang memiliki power, winrate tinggi, pantulan harga tinggi letaknya di paling bawah dari area demand diatasnya dan paling atas dari area supply diatasnya.
  • Tidak ada SND valid atau tidak valid, karena trading adalah probabilitas.
  • SND yang kuat memiliki ciri ciri dominan break, ditandai dengan munculnya candel morubozu.
  • Jika tiga syarat diatas ternyata SND di break juga, maka pertanda trend berubah.

Cara Trading Open Posisi Buy dan Sell di Area Suply dan Demand

Setelah belajar menandai dan memahami area suply dan demand, maka akan sangat mudah untuk anda open posisi dalam menaklukan pasar market yang sebenarnya mudah, namun sulit untuk para pemula yang kurang yakin dengan teknik yang dimilikinya. Lihat gambar dibawah ini:

Area Buy Zone
RBR Area Buy Zone

Jadi, Sebagai trader ritel yang bermodal kecil, tugas anda mengikuti para banker menggerakan harga, bukan asal asalan open posisi buy atau sell. Disinilah nantinya trading anda akan tertata dengan rapi, anda bisa menentukan batas resiko kerugian jika market tidak sesuai arah.

Belilah di area supply dan deman saja, karena area ini sangat mudah untuk menentukan Resiko Kerugian/ Stop Lost anda.

Sell Zone Entry
DBD Sell Zone Entry

Setelah mengetahui area Suply dan demand, kenyataanya ketika memasuki market dan akan melakukan posisi beli anda ragu atau sering salah arah, di Buy malah turun, di Sell malah naik.

Baik, untuk mendalami lagi tentang suply dan demand anda mungkin harus belajar tentang Dominan Break.

Baca Juga : Apa itu Dominan Break di Forex?

 Buy Zone Entry
DBR Buy Zone Entry
Contoh RBD Sell Zone Entry
Contoh RBD Sell Zone Entry

Setelah mengetahui Suply dan Deman, Pastinya trading anda akan semakin terarah dan memiliki winrate yang tinggi, karena sudah mengetahui area area mana saja yang memiliki potensi pembalikan arah, sehingga anda bisa profit konsisten dan mendapatkan penghasilan luar biasa dari forex.

Cara Open Posisi di Area SND Yang Baik dan Benar

Identifikasi Trend dan area SND
Identifikasi Trend dan area SND TF 1 H

Langkah untuk menentukan Open posisi buy atau sell tergantung dari market yang ditampilkan secara langsung, untuk itu ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan yaitu:

Kenali Trend saat itu : pada gambar diatas terlihat trend bearish, maka fokus kita adalah Sell sehingga ada istilah “follow the trend”.

Tandai dimana SND berada : pada gambar diatas terlihat ada dua Supply pada timeframe 1 Jam yang sangat jelas, yang membuat anda ragu, dimana area supply yang harus dipilih.

Konfirmasi : Ketika harga mendekati area supply, lihatlah apakah ada reaksi yang signifikan, misalnya pantulan yang kuat, atau membuat dominan break di timeframe lebih kecil seperti 1 menit dan 5 menit atau 15 menit. lihat gambar dibawah

Konfirmasi di time frime kecil
Konfirmasi di time frime kecil

Ketika mendekati area Supply paling bawah, di TF 5 menit ternyata terjadi pemantulan yang hebat menyebabkan terjadinya dominan break di tf 5 menit yang menandakan ada potensi area supply ini bisa dijadikan area sell entry. Tandai lagi area supply 5 menit untuk dijadikan area sell entry kita.

Open Posisi : Setelah mendapatkan konfirmasi, maka langkah selanjutknya adalah open posisi dengan resiko SL berada di atas supply yang kedua dengan TP rasio 1:1, 1:2, 1:3 dan seterusnya. lihat gambar dibawah ini.

Open Posisi Rasio 1 banding 3
Open Posisi Rasio 1 : 3, TF 1 H

Jadi, ketika anda melakukan rule model seperti ini, dijamin anda tidak akan MC dengan resiko kerugian per trade antara 0.5 % – 1 % dari modal anda.

Contoh : Jika modal anda 100 USD dan trading dengan resiko SL 1 USD per trade dan memperoleh keuntungan 3 USD pertrade, jaminan akun anda akan tumbuh seperti pohon durian yang semakin tinggi dan besar dengan catatan memiliki trategi trading yang bagus juga.

Karena kelemahan trader adalah serakah, ingin untung banyak, tidak sabaran, open posisi tidak pada tempatnya, stres karena selalu terkena SL, sering MC, tagihan utang yang menunggu dan lain sebagainya.

Tips Trading Sukses

Untuk trading pemula, Teknik SND adalah salah satu teknik dari ratusan teknik baik yang menggunakan indikator maupun hanya memakai chart kosong.

Jadikan trading forex sebagai pendapatan sampingan saja dulu agar emosi anda tertata, mulai sekarang tata trading anda dengan rule, tata emosi anda, tata batas kerakusan anda sehingga anda menjadi orang hebat, orang sukses baik di trading maupun di masyarakat.

Gravatar Image
I am a professional writer who has long worked in the field of information technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *