Apa Arti BTFD dalam Trading Cryptocurrency
Apa Arti BTFD dalam Trading Cryptocurrency

Apa Arti BTFD dalam Trading Cryptocurrency?

Posted on

Apa Arti BTFD?

BTFD adalah seruan yang digunakan oleh para trader untuk mengatakan kepada orang lain untuk membeli saat aset mengalami penurunan. Ketika Bitcoin sedang naik dari sepuluh ribu hingga enam puluh ribu, banyak orang mulai berteriak BTFD pada setiap candle merah yang muncul.

BTFD merupakan singkatan dari buy the f*cking dip. Para trader menggunakannya sebagai bentuk solidaritas, mengingatkan satu sama lain bahwa penurunan hanya sementara, dan koin mereka akan segera mengalami kenaikan menuju level baru.

Rasional di balik strategi BTFD (dan ya, ini adalah strategi yang nyata) adalah bahwa membeli saat aset mengalami penurunan signifikan memberikan keuntungan bagi trader, karena penurunan tersebut secara hipotetis hanya sementara. Meskipun BTFD bukanlah strategi yang buruk di pasar bullish, investor sekarang mulai menyadari bahwa membeli saat aset mengalami penurunan bukanlah strategi yang berhasil di setiap kondisi, karena penurunan terus terjadi.

Membeli hanya karena harga turun dapat membuat Anda berada dalam posisi yang buruk dengan cepat. Anda harus yakin bahwa aset tersebut akan pulih, dan jangan menghabiskan semua uang Anda sekaligus. Menggunakan metode dollar-cost averaging (DCA) kemungkinan akan menghasilkan hasil yang lebih baik.

Singkatnya, BTFD (buy the f*cking dip) digunakan untuk mengingatkan satu sama lain untuk membeli saat aset mengalami penurunan dan menunggu harga pulih sebelum menjual.

Dari mana asal mula BTFD?

BTFD adalah versi modern dari singkatan perdagangan yang sudah lama ada: BTD. Dalam gaya Gen-Z yang sebenarnya, hanya membeli saat harga turun tidaklah cukup. Kita harus menambahkan kata kasar F-bomb agar menjadi lengkap.

Selain itu, strategi ini tetap sama, meskipun penggunaannya telah diterapkan pada berbagai pasar yang lebih luas. Orang-orang membeli saat harga turun pada shitcoins dan saham meme, sementara investor berpengalaman di masa lalu membeli saat harga turun pada perusahaan yang memiliki dasar yang kuat seperti Apple atau JP Morgan Chase.

Contoh penggunaan BTFD dalam konteks:

“Ethereum turun hingga di bawah 1500 dolar, saatnya BTFD ya?”
“Aku baru saja BTFD pada segalanya, harga tidak akan terus turun selamanya!”
“Jangan panik Bro , BTFD!”

Secara keseluruhan, BTFD adalah istilah populer, terutama selama pasar bullish. Ketika situasinya berubah, strategi BTFD disimpan, dan mereka tidak digunakan lagi sampai candle hijau kembali muncul.

Apakah akan saatnya untuk BTFD lagi dalam waktu dekat?

Gravatar Image
I am a professional writer who has long worked in the field of information technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *